Barangkali benar bahwa isu antikorupsi tidak seseksi isu pemanasan global. Sepinya antusiasme terhadap penyelenggaraan Konferensi Kedua Negara-negara Pihak pada Konvensi PBB Melawan Korupsi atau UNCAC di Nusa Dua, Bali, 28 Januari-1 Februari 2008, bisa jadi salah satu indikator.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini (4/2) melanjutkan pemeriksaan sejumlah saksi. Salah satu yang diprioritaskan adalah mantan Gubernur BI Soedrajad Djiwandono yang mangkir pada pemeriksaan Jumat (1/2). Pemanggilan tiga tersangka akan dilakukan setelah pemeriksaan para saksi.
Nama 21 calon anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban hingga kini masih berada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Meski bukan pegawai negeri, dia terbukti membantu menerima hadiah.
Kegagalan ini menjadi akhir Konferensi Putaran Kedua tentang Konvensi Antikorupsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNCAC) di Nusa Dua, Bali.
Dua kardus dan sekoper penuh dokumen surat-menyurat diangkut dari tiga ruangan itu.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendi memberikan penghargaan untuk tujuh tokoh penggiat antikorupsi. Mereka dianggap berperan memerangi korupsi, kata Taufiq di kantornya kemarin.
Masyarakat kami sangat peduli pada masalah ini dan kami (pemerintah) terus dituntut untuk menunjukkan hasil yang nyata.
Apalagi, menurut Fachri, Badan Kehormatan merupakan lembaga internal yang rawan negosiasi dan diwarnai berbagai kepentingan.