ICW dan Dua Fotografer Angkat Isu “Korupsi Iklim” di Jakarta International Photography Festival (JIPFest) 2025

Indonesia Corruption Watch (ICW) berkolaborasi dengan dua fotografer dalam Jakarta International Photography Festival (JIPFest) yang berlangsung pada 12–21 September 2025 di Galeri S. Sudjojono, Taman Ismail Marzuki. Festival fotografi berskala internasional ini diikuti oleh 21 seniman dan 30 negara, menampilkan lebih dari 300 karya visual, 12 program, 62 bintang tamu, dan dihadiri lebih dari lima ribu pengunjung dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Jerman, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.

Catatan Akhir Tahun ICW 2024: Melawan Gelap Tahun Politik

Presiden Prabowo dalam World Government Summit 2025 menyebut korupsi di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Pernyataan ini sejalan dengan banyaknya kasus yang merugikan negara triliunan rupiah di berbagai sektor, seperti kasus Jiwasraya, Asabri, Duta Palma, hingga Timah. Mega korupsi terbaru yang dibongkar penegak hukum adalah korupsi di Pertamina tahun 2018-2023 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp193,7 triliun hanya pada 2023.

Komitmen Pembahasan RUU Perampasan Aset: Sebuah Janji yang Berulang

Gelombang aksi yang dilakukan pada 25-31 Agustus 2025 menghasilkan tuntutan yang beragam dari masyarakat. Mulai dari penyesuaian tunjangan DPR yang terlalu jomplang, tuntutan reformasi hukum, sampai tuntutan pemecatan beberapa pejabat yang telah mencederai hati masyarakat. Tuntutan ini disampaikan pada 1 September 2025 yang bernama 17+8 Tuntutan Rakyat. Salah satu tuntutan yang disampaikan adalah untuk segera mengesahkan dan menegakkan UU Perampasan Aset Koruptor. 

100 TRILIUN UNTUK KEKERASAN: ANGGARAN POLRI DAN DEMOKRASI YANG TERCEKIK

 

Pecah Fungsi Kepolisian

Ketidakadilan Sosial, Akar Gejolak Sosial

Jakarta, 31 Agustus 2025. Kami menilai negara gagal dalam memahami penderitaan rakyat yang berakar dari kebijakan pajak, lapangan kerja, bahan pokok, proyek strategis yang merusak lingkungan, hingga tunjangan wakil rakyat dan penanganan unjuk rasa. Ini diperburuk oleh pernyataan dan perilaku pejabat yang melukai rasa keadilan. Akar masalah ini harus dipecahkan karena melebarkan kesenjangan sosial dan ketidakadilan. Oleh sebab itu, kami mendesak para pemimpin negara merubah kebijakan tersebut.

Lingkar Diskusi Pelajar Batch II Belajar Antikorupsi dengan Asik dan Menyenangkan

Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali menyelenggarakan Lingkar Diskusi Pelajar Batch II pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Ruang Resonansi ICW, Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan ruang belajar alternatif bagi pelajar SMP dan SMA dari wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk memahami isu korupsi dengan cara yang lebih menyenangkan, partisipatif, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.

DEFUND THE POLICE: UANG PAJAK BUKAN UNTUK MEMBUNUH RAKYAT!

JAKARTA – Pada 28 Agustus 2025, Kepolisian RI kembali melakukan serangkaian represifitas terhadap aksi yang dilakukan di depan DPR RI. Pada aksi ini, Kepolisian menahan sekitar 600 orang, di antaranya pelajar dan masyarakat umum. Kepolisian menggunakan gas air mata dan berbagai senjata lain terhadap massa aksi.

Darurat Kekerasan Negara: Menuntut Tanggung Jawab Presiden, DPR, dan Kapolri!

Demonstrasi yang tak lain merupakan respons warga atas kebijakan ugal-ugalan DPR dan Pemerintah lagi-lagi ditanggapi negara dengan melibatkan aparat yang bertindak brutal. Tak hanya menembakkan gas air mata, kali ini kendaraan taktis Brimob menabrak dan melindas pengemudi ojek online (ojol). Satu di antaranya tewas.

Subscribe to Subscribe to