Kalla: Wajar Saudagar Pimpin Partai

Rangkap jabatan pemimpin partai dan wakil presiden merugikan Golkar.

Illegal Logging Jaring 170 Tersangka; Polri Setor ke Negara Rp 26 M

Mabes Polri menetapkan 170 tersangka pembalakan liar (illegal logging). Sebelas diantaranya merupakan pejabat Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Putihkan 31 Kasus; KPK Perlu Periksa Pejabat Bapepam

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah kepala biro di Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) yang diduga terlibat dalam pemutihan 31 kasus yang diputuskan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Pundi-pundi Darurat Bank Sentral

Dana yang digunakan untuk membantu pejabat Bank Indonesia ternyata duit yayasan. Pejabat BI bisa kena pidana.

Antony Zeidra Abidin: Saya Terhina dengan Tuduhan Itu

ALIRAN dana dari Bank Indonesia ke Komisi Perbankan dan Keuangan DPR pada 2003 menyeret sejumlah nama. Salah satunya Antony Zeidra Abidin. Kader Partai Golkar yang pernah menjadi anggota Komisi Perbankan dan Keuangan di Dewan Perwakilan Rakyat itu disebut menerima uang Rp 31,5 miliar dari Bank Indonesia. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan menyebutkan uang itu kemudian dibagikan kepada sejumlah anggota Dewan.

Proyek Mahal Citra Bank Sentral

DUGAAN suap oleh Bank Indonesia kepada sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat terdengar santer. Dana deseminasi Rp 31,5 miliar pada 2003 diketahui mengalir untuk menjaga kepentingan BI di Senayan. Audit Badan Pemeriksa Keuangan menelanjangi modus dan lakon kasus ini.

PR Berat Mendagri Baru; Jangan Menakut-nakuti Daerah

Sebagai gubernur Jawa Tengah selama hampir sepuluh tahun, Mendagri baru Mardiyanto tentu paham betul peta persoalan daerah. Karena itu, dia diharapkan lebih mampu menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota.

Calon Petinggi KPK Diduga Pernah Disuap

Jaksa Antasari Azhar dilaporkan pernah mendapat rumah mewah di Pondok Indah.

Kejagung Di-disclaimer; Piutang Uang Pengganti di Kejagung Rp 6,314 Triliun

Sampai dengan 31 Desember 2006, posisi piutang uang pengganti yang tercatat di neraca Kejaksaan Agung sebesar Rp 6,314 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 85 persen total neraca Kejaksaan Agung. Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini disclaimer atau tidak menyatakan pendapat terhadap neraca tersebut.

ICW: Uang Pengganti Jadi Blunder Kejaksaan

Kenapa kejaksaan belum menunjukkan bukti setoran uang pengganti?

Subscribe to Subscribe to