Tangkap Anggota DPR, Pimpinan KPK Belum Jawab Keraguan

Antikorupsi.org, Jakarta, 14/01/16 – Operasi tangkap tangan perdana di era pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat dijadikan jawaban atas keraguan publik. Hal itu diungkapkan anggota Divisi Hukum & Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter.

“Rasanya masih terlalu dini jika dijadikan satu-satunya parameter keberhasilan,” tutur Lalola. Pimpinan KPK tetap harus menunjukan pembuktian lain, “Masih ada hal lain seperti pembenahan internal atau bahkan mengungkap kasus yang lebih besar dari ini.”

Selain itu penilaian tidak sebaiknya terburu-buru disimpulkan karena masa kerja pimpinan KPK yang belum genap satu bulan. Dalam tempo tersebut, pimpinan KPK sedang masa beradaptasi sehingga kerja maksimal belum dapat terlihat.

Namun operasi tangkap tangan yang melibatkan anggota DPR RI berinisial DWP itu tetap layak diapresiasi. Proses penyelidikan tentu sudah dilakukan sejak lama, langkah pimpinan baru KPK boleh dianggap sebagai prestasi, “Artinya percepatan pembelajaran atau adaptasi pimpinan baru KPK cukup baik,” kata Lalola.

Lalola juga berharap pimpinan baru segera melakukan percepatan dengan kerja-kerja di internal KPK. Jika percepatan berlangsung dengan baik, kerja KPK bisa lebih prima lagi, “Capaian yang baik diawal jelas bagus. Tapi kita tunggu gebrakan KPK selanjutnya.”

Rabu (13/12) malam sekitar pukul 22.00 WIB, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap DWP. DWP sehari-hari duduk sebagai anggota Komisi V DPR RI. (Egi)

BAGIKAN

Sahabat ICW_Pendidikan