PESERTA SENIMAN SAKTI

PENGUMUMAN SELEKSI SENIMAN SEKOLAH ANTIKORUPSI (SAKTI)
INDONESIA CORRUPTION WATCH (ICW) 2019
YANG DINYATAKAN LULUS SELEKSI WAWANCARA

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Panitia Seleksi SAKTI dan tim internal ICW pada hari Selasa tanggal 5 November 2019, nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi wawancara adalah sebagai berikut;

Pengumuman Seleksi Administrasi Seniman SAKTI

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Panitia Seleksi SAKTI dan tim internal ICW pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2019, nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah sebagai berikut;

SENIMAN SAKTI

Gerakan antikorupsi pada dasarnya harus melibatkan banyak pihak. Agenda pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tugas ICW, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum. Tugas ini menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia. Atas dasar itu, ICW memiliki tanggung jawab untuk mengajak masyarakat terlibat dalam gerakan antikorupsi. 

Pengumuman Peserta SAKTI Bali

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Panitia Seleksi SAKTI dan tim internal ICW pada hari Rabu tanggal 14 Agustus 2019, nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi wawancara adalah sebagai berikut;

Mencetak Guru Antikorupsi, ICW Menyelenggarakan Sekolah Antikorupsi (SAKTI) Guru

Foto: Dok.ICW

Institusi pendidikan sejatinya tempat untuk menyemai nilai-nilai kebaikan sekaligus mempersiapkan anak bangsa menjadi warga yang baik. Namun berbagai penelitian justru menemukan masalah banyak muncul dari tempat tersebut seperti korupsi, intoleransi, dan radikalisme. Karena itu, memperbaiki institusi pendidikan menjadi sebuah keharusan. Salah satu cara yang bisa dilakukan, memulainya dari lingkungan sekolah khususnya melalui guru.

Pengumuan Seleksi Sekolah Anti Korupsi (SAKTI) Guru 2019

YANG DINYATAKAN LULUS SELEKSI E-LEARNING

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Panitia Seleksi SAKTI dan tim internal ICW pada hari Senin tanggal 4 Maret 2019, nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi e-learning adalah sebagai berikut (terlampir).

ICW Gelar SAKTI ASN

Sumber: Dok.ICW

Antikorupsi.org, Jakarta, 18 Oktober 2018 – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengadakan Sekolah Antikorupsi (SAKTI) Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pertama kalinya. SAKTI ini diikuti oleh 14 peserta dari berbagai instansi dan daerah di Indonesia. Tak hanya SAKTI ASN, sebelumnya ICW juga telah mengadakan SAKTI bagi pemuda dan guru. Tujuan SAKTI ini adalah melahirkan generasi-generasi antikorupsi dari berbagai sektor. Terkhusus bagi ASN, tujuannya adalah mencetak ASN antikorupsi yang dapat mendorong upaya pemberantasan korupsi di lingkungan kerja ASN.

Sekolah Anti-Korupsi SAKTI 2018

Indonesia Corruption Watch (ICW) pada tahun 2018 kembali menyelenggarakan kegiatan Sekolah Antikorupsi (SAKTI). Sekolah pencetak kader muda antikorupsi ini diikuti oleh 23 orang peserta yang berasal dari 17 provinsi di Indonesia. Mereka dipilih dari 200 orang pelamar dan telah melalui tahap seleksi yang ketat mulai dari administrasi, e-learning akademi antikorupsi, penulisan essay, dan wawancara. Selain SAKTI untuk Pemuda, ICW pada tahun 2018 juga menyelenggarakan SAKTI untuk Aparat Sipil Negara dan SAKTI khusus Aparat Desa.

Pengumuman Seleksi Tahap 1 SEKOLAH ANTIKORUPSI (SAKTI) 2018

PENGUMUMAN PENDAFTAR SEKOLAH ANTIKORUPSI (SAKTI)

INDONESIA CORRUPTION WATCH (ICW) 2018

YANG DINYATAKAN LULUS SELEKSI ADMINISTRASI

  1. Berdasarkan hasil Rapat Pleno Panitia Seleksi SAKTI dan tim internal ICW pada hari Senin tanggal 2 Juli 2018, nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah sebagai berikut:

No.

Pages