Preventing Embezzlement of Special Autonomy Funds

Sumber: Tribunnews.com

The Corruption Eradication Commission (KPK) arrested Governor of Aceh, Irwandi Yusuf for alleged bribery, in the Hall of the Governor of Aceh on Tuesday (3/7). From the results of the raid operation, KPK seized evidence in the form of money amounting to Rp 500 million originally provided by the Regent of Bener Meriah, Ahmadi to Irwandi Yusuf. The KPK stated that the money was part of a commitment fee amounting to 8%, which is a share for officials in the Aceh Provincial Government, of any project financed by the Special Autonomy Fund (Otsus).

Mencegah Korupsi Dana Otsus

Foto: Tribunnews.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf karena dugaan suap di Pendopo Gubernur Aceh pada Selasa (3/7) lalu. Dari hasil Operasi Tangkap Tangan, KPK menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 500 juta yang sedianya diberikan oleh Bupati Bener Meriah, Ahmadi kepada Irwandi Yusuf. KPK menyatakan bahwa uang tersebut merupakan bagian dari commitment fee sebesar 8% yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Provinsi Aceh dari setiap proyek yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus).