Lenient Sentences Do Not Deter Corruptors

Foto: CNN Indonesia

Indonesia Corruption Watch (ICW) on May 3, 2018 launched a Trend of Corruption Verdicts of 2017. The majority of corruption defendants were sentenced leniently by the judges. The average prison term for corruptors is only 2 years 2 months. The deterrent effect of punishment on corruptors is beginning to be questioned.

Trends of Corruption Verdicts 2017

Corruption eradication must be done with various efforts, both prevention and repression. Community organizing advocacy, issue, and socialization of anti-corruption policies are indispensable to such efforts, including in law enforcement. The judiciary is one of the spearheads of the corruption eradication, especially in the effort of deterring further corruption.

Tren Vonis Kasus Korupsi 2017

Pemberantasan korupsi harus dilakukan dengan berbagai upaya, baik pencegahan maupun penindakan. Pengorganisasian masyarakat, advokasi isu, maupun sosialisasi kebijakan anti korupsi merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan dari upaya tersebut, termasuk dalam penegakan hukum. Lembaga peradilan merupakan salah satu ujung tombak pemberantasan korupsi, terutama dalam upaya penjeraan koruptor.

Tren Penindakan Kasus Korupsi 2017

Foto: Dok.ICW

Kepala daerah rentan melakukan tindak pidana korupsi. Sepanjang tahun 2017, 30 orang kepala daerah yang terdiri dari 1 Gubernur, 24 Bupati/Wakil Bupati dan 5 Walikota/Wakil Walikota telah menjadi tersangka kasus korupsi. Mereka terlibat dalam 29 korupsi dengan kerugian negara Rp 231 miliar dan nilai suap Rp 41 miliar. Korupsi kepala daerah ini terutama terkait dengan penyalahgunaan APBD, perizinan, infrastruktur, pengadaan barang dan jasa, promosi dan mutasi pejabat daerah, pengelolaan aset daerah dan lainnya.

ICW Duduki Peringkat 22 Dunia “Top Transparency and Good Governance Think Tank” Versi The Lauder Institute of the University of Pennsylvania, USA

Foto: Dok.ICW

Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali menduduki peringkat 22 dalam “Global Think Tank Index” versi The Lauder Institute of the University of Pennsylvania, USA. Setelah tujuh kali berturut-turut sejak tahun 2010 mendapat peringkat 30 besar, tahun 2017 ICW masuk menduduki peringkat 22 dalam kategori “Top Transparency and Good Governance Think Tank”. Adapun ICW mendapat peringkat 63 untuk “Think Tank to Watch 2018”.

Catatan Akhir Tahun Indonesia Corruption Watch 2017

Foto: Dok.ICW

Upaya pemberantasan korupsi di tahun 2017 mengalami salah satu pukulan terberatnya. Berbagai upaya dilakukan untuk menghambat maupun melemahkan kerja-kerja penegakan hukum korupsi. Hal yang paling mencolok adalah dibentuknya pansus angket DPR yang tujuannya lebih condong untuk melemahkan KPK dengan mencari kesalahan dan mendorong revisi UU KPK.

“Berpolitik Tanpa Korupsi” Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017

Foto: Dok. ICW

Antikorupsi.org, Jakarta, 14 Desember 2017 – Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2017 diperingati setiap 9 Desember. Pada tahun ini, Indonesia Corruption Watch (ICW) memperingati Hakordia dengan serangkaian acara yang dikemas secara kreatif dan edukatif. Hakordia bertema “Berpolitik Tanpa Korupsi” dipilih dalam rangka menyambut tahun politik 2018 yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak gelombang ketiga dan dimulainya kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres)