Calon Wali Kota Surabaya - Eri Cahyadi

https://infopemilu.kpu.go.id/

 

  • Profil Singkat

Eri Cahyadi adalah mantan kepala Badan Perekonomian Jawa Timur selama tahun 2018 hingga 2020. Menjalani karirnya sebagai birokrat, Eri mendapatkan pengaruh besar dan dukungan dari Tri Rismaharini, Walikota Surabaya. Berkat posisinya di bidang perekonomian, Eri dekat dengan pengusaha-pengusaha di area Jawa Timur

     

    • Kerabat/Keluarga

    Eri lahir dari keluarga birokrat. Ayahnya, Urip Suwando merupakan mantan Kepala Sub Bagian Keuangan Pemkot Surabaya. Ibunya, Mas Ayu Esa Aisyah merupakan keluarga besar pondok Pesantren Sidoresmo. Eri juga merupakan keponakan KH Mas Ubaidillah bin Muhammad bin Yusuf At-tijani atau Gus Ubaid. Eri memiliki istri bernama Rini Indriyani.

     

    • Sikap/Pernyataan/Masalah Kebijakan/Keterlibatan pada Suatu Kasus

    Didukung Pengusaha

    Pada saat kampanye, Eri bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) cabang Surabaya dapat bertemu dengan pengusaha seperti Alim Markus, pemilik dari Maspion Group dan Totok Lusida pemilik perusahaan pengemabgn PT Mitra Gemilang Makmur dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia (REI). Kedua telah menyatakan diri akan mendukung Eri. Meskipun disaat yang sama, Alim Markus juga mendukung Machud Arifin. Markus sendiri sempat diperiksa oleh KPK dalam kasus pelepasan 33 aset PT PWU dan memiliki kasus sengketa tanah dengan Pemkot Surabaya.

     

    Kampanye Lebih Awal

    Selebaran dan poster pencalonan Eri Cahyadi sebagai Walikota Surabaya diduga telah tersebar seja Februari 2020. Pada Juli 2020, Organisasi masyarakat sipil, Surabaya Corruption Watch Indonesia (SCWI) menduga Eri Cahyadi menggunakan dana APBD dan melibatkan aparatur pemerintahan dalam melaksanakan kampanye. Laporan ini muncul setelah viralnya foto Eri bersama Camat Tegalsari, Buyung Hidayat dan dilakukan di masa sebelum kampanye. SCWI juga menemukan adanya 2000 spanduk yang beredak hingga Juli 2020 dan menempatkan wajah Walikota Risma.

     

    SCWI menemukan indikasi penggunaan APBD dalam kampanye Eri melalui baliho program Smart City yang diduga merupakan personal branding dari Eri. Program ini sudah dijalankan selama dua tahun, namun pada tahun 2018, program yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau dipindah menjadi ke Bappeko. Baliho sendiri terlihat seperti mengkampanyekan diri karena menunjukan wajah Eri tidak proporsional dibandingkan dengan substansi smart city.

     

    Tim Kampanye PNS

    Koordinator Eri Cahyadi Oke (ECO), Muhammad Syafii merupakan ketua Gerakan Pemuda Progresif dan bagian dari relawan Khofifah-Emil di Pilgub Jawa Timur.

    Tim sukses Eri juga terdiri dari kalangan PNS antara lain:

    1. Ir. Hendro Gunawan, MA ( Sekda )
     2) Koordinator Umum : Mia Santi Dewi ( BKD )
     3) Koordinator OPD – ASN – OS : Rachmad Basari ( Inspektur )
     4) Koordinator Wilayah : Drs. Zaini ( Kabag. POD )
     5) Koordinator SPSI, Pekerja/Buruh : Drs. Zaini ( Kabag Pem )
     6) K
    oordinator Seniman dan Pekerja Seni : Ir. Antiek Sugiharti ( Kadisbudpar )
     7) Koordinator Rumah Tinggal/Rumah Tangga : Ir. Antiek Sugiharti ( Kadis DP5A )
     8) Koordinator Perijinan Developer & Reklame : Rubben Rico ( Kadis DPRKPCKTR )
     9) Koordinator Sarana
    Prasarana & Perlengkapan : Noer Oemaryati ( Kabag. LP2A )
     10) Koordinator Logistik : Ir Erna Purnawati ( Kadis DPUBMP )
     11) Koordinator Jukir : Ir Irvan Wahyu Drajad ( kaDishub )
     12) Koordinator Sentra PKL : ( DisDag )
     13) Koordinator & Bantuan Hukum : Ira
    Tursilowati ( Kabag.Hukum )
     14) Koordinator Atlet & Bonek : Edy ( Kabid Dispora )
     15) Koordinator LKMK & BTKD : Seluruh camat dan lurah
     16) Koordinator Guru & Murid : Drs Supomo ( Kadispendik )
     17) Koordinator Rusun : M.T. Eka Wati Rahayu ( Kadis DPBT )
     1
    8) Koordinator BUMD : Hebi Agus ( Kabag Perekonomian )
     19) Koordinator Data & Informasi : Febri ( Kabag Humas )
     20) Koordinator Pemenangan : Edi Christanto ( Kasatpol PP )
     21) Bendahara : Anna Fajriatin ( DKRTH )
     22) Bagian Umum : Wiwik widiyanti – Subekti

     

    Diteror Karena Bongkar Showroom Moge

    Mobil Eri pernah diberondong tembakan oleh Royce Muljanto pada 14 Mei 2018. Teror tersebut dilakukan oleh pelaku lantaran Pemkot Surabaya membongkar bengkel Moge milik pelaku.

     

    • LKHPN

    Catatan atas Kepatuhan: Dari website KPK terkait LHKPN, Eri diketahui telah lima  kali mengirimkan laporan kekayaan. Pertama kali pada 23 Juni 2014 ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, lalu dua tahun kemudian pada 29 Juni 2016 ketika menduduki posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, lalu pada 31 Desember ketika menduduki posisi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, pada 31 Desember 2019 ketika menduduki posisi Kepala Bappeko dan terakhir pada 31 Desember 2019.
     
     
    Catatan atas Kewajaran: Dalam kurun waktu 2014-2019 terjadi peningkatan drastic dalam harta kekayaan Eri. Di tahun 2014, jumlah kekayaan mencapai Rp 861.248.124, kemudian meningkat di tahun 2015 hingga 1.243.325.782. Dari tahun 2016 ke 2017, kekayaan meningkat drastis lebih dari 100% hingga mencapai 4.711.146.527. Terjadi penurunan di tahun 2018 ke angka Rp 3.461.904.992 dan di tahun 2019 di angka Rp 3.055.021.744.

    Jabatan

    Sahabat ICW_Pendidikan