Sekolah Antikorupsi 2017

Sebanyak 22 orang anak muda terpilih telah mengikuti Sekolah Antikorupsi (SAKTI) 2017 yang diselenggarakan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) pada Agustus lalu. Berbeda dengan tahun 2013 dan 2015, SAKTI kali ini mendapatkan dukungan besar dari masyarakat melalui donasi publik maupun dukungan korporasi.

Dukungan publik, korporasi, hingga lembaga donor ikut berkontribusi menyukseskan pelaksanaan SAKTI 2017. Jumlah pendaftar hampir mencapai 200 orang, dengan sebaran wilayah pendaftar hingga lolos seleksi menjadi peserta SAKTI telah mencangkup wilayah di Indonesia. Hal itu menunjukkan antusiasme anak muda yang ingin terlibat cukup besar dalam kegiatan ini.

Tentu ICW mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan para donatur untuk mendukung pelaksanaan SAKTI 2017. Sehingga sebagai bagian dari pertanggungjawaban, kami laporan pelaksanaan kegiatan SAKTI 2017. Silahkan unduh laporannya pada tautan berikut ini.

AttachmentSize
PDF icon laporan_sakti_2017.pdf43.62 MB
Counter:
1106

Foto: kompas.com

Dengan banyaknya jumlah perkara yang dihentikan oleh KPK pada proses penyelidikan, hal ini...
Foto: tribunnews.com

Foto: tribunnews.com

ICW mendesak Komisi Informasi Pusat RI untuk membuka hasil audit terkait BPJS Kesehatan. Audit...
Indonesia Corruption Watch ICW menempati peringkat 26 “Global Go To Think Tank Index” 2019...
Koruptor dilarang maju jadi kepala daerah. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan tuntutan masyarakat...