SAKTI: Sekolah Anti Korupsi 2015

PENGUMUMAN:

Daftar Calon Peserta yang Lolos Seleksi Tahap I

Daftar Calon Peserta yang Lolos Seleksi Tahap II

Daftar Peserta Sekolah Antikorupsi 2015

 

 

Indonesia Corruption Watch meyakini bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya tugas dari aparat penegak hukum tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat. Namun, keterlibatan masyarakat sipil yang efektif perlu dibarengi dengan pengetahuan, informasi yang memadai, pengalaman lapangan serta kemampuan teknis tentang isu-isu korupsi, termasuk skill dalam melakukan pemantauan atau kerja-kerja pengawasan lainnya. Kerja-kerja tersebut meliputi, tapi tidak terbatas pada, update upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, investigasi dan advokasi agenda pemberantasan korupsi. Pendek kata, inisiatif masyarakat untuk melawan korupsi harus diperluas dan diperkuat.

Untuk meraih mimpi itu, Indonesia Corruption Watch meluncurkan program Sekolah Antikorupsi 2015 (SAKTI 2015). SAKTI dilaksanakan dengan tujuan memberikan pendidikan kepada publik, khususnya generasi muda, untuk dapat terlibat aktif dalam gerakan antikorupsi. SAKTI 2015 menjadi agenda penting untuk melakukan kaderisasi, mengingat belum maksimalnya regenerasi pegiat antikorupsi. ICW sebagai salah satu pioneer dalam usaha masyarakat sipil untuk memberantas korupsi memiliki harapan yang besar bahwa SAKTI adalah salah satu cara untuk melakukan pendidikan dan kampanye publik, sekaligus membangun dan memperluas gerakan anti-korupsi.

 

Kurikulum dan Metode yang digunakan Sakti 2015

Sakti akan diselenggarakan dalam kelas tatap muka selama 10 hari. Kemudian dilanjutkan dengan kelas online dan tugas proyek individu di daerah masing – masing peserta selama 4 bulan. Dalam proyek individu, paling tidak setiap peserta diwajibkan untuk mengadakan diskusi – diskusi atau kampanye dengan tema antikorupsi dan membuat satu proyek yang harus dikerjakan di daerahnya. Proyek bisa merupakan ide sendiri maupun menggunakan instrumen pemantauan yang telah dipelajari selama sekolah. Sertifikat Sakti akan diberikan kepada peserta yang dapat mengikuti kelas tatap muka selama 10 hari dan telah menyelesaikan proyek individu di daerah masing – masing.

Berikut adalah gambaran umum materi yang akan diterima oleh peserta selama kelas tatap muka 10 hari:

  1. Filsafat dan Berbagai Perspektif Teoritis tentang Korupsi

  2. Sosiologi Korupsi

  3. Sejarah Korupsi di Indonesia

  4. Good Governance: Sejarah, Prinsip-prinsip, Penerapan, dan Kritiknya

  5. Korupsi, Kapitalisme, dan Perspektif Marxis tentang Korupsi

  6. Korupsi Politik: Peta Aktual

  7. Sistem Hukum dan Korupsi

  8. Gender dan Korupsi

  9. Membangun Gerakan Sosial Antikorupsi

  10. Pendidikan Kaum Tertindas sebagai Metodologi Gerakan Sosial

  11. Analisis Sosial

  12. Korupsi dan Pemantauan Pelayanan Publik

  13. Pengantar Anggaran Publik

  14. Keterbukaan Informasi Publik

  15. Pemantauan Penegak Hukum

  16. Investigasi

  17. Advokasi dan Media Kampanye

  18. Literasi Kritis untuk Pendidikan Antikorupsi

  19. Kunjungan Lapangan

 

Kapan dan dimana Sakti 2015 diselenggarakan?

Sakti 2015 akan dilaksanakan pada tanggal 4 – 14 Agustus 2015 di Bogor, Jawa Barat.

 

Tertarik? Berikut informasi Seputar Proses Seleksinya


Kegiatan

Jadwal Pelaksanaan

Pendaftaran

8 Mei – 30 Mei 2015

Seleksi Tahap 1: Administrasi dan Esai

1 – 8 Juni 2015

Pengumuman Seleksi Tahap 1

8 Juni 2015

Seleksi Tahap 2: Review Buku

8 – 26 Juni 2015

Pengumuman Seleksi Tahap 2

5 Juli 2015

Seleksi Tahap 3: Wawancara

6 - 10 Juli 2015

Pengumuman Calon Peserta SAKTI 2015

10 Juli 2015

Daftar Ulang

27 – 29 Juli 2015

Sakti 2015

4 – 14 Agustus 2015

 

Proses seleksi akan dilakukan dalam beberapa tahap yaitu:

  • Seleksi Tahap 1: Administrasi dan Esai

Seluruh formulir pendaftaran dari calon peserta yang kami terima, akan kami seleksi kelengkapan administrasi dan esai yang telah dibuat. Bagi yang tidak melengkapi persyaratan administrasi, akan dinyatakan gugur. Dalam melakukan proses seleksi, kami mempertimbangkan perimbangan gender dan wilayah

  • Seleksi Tahap 2: Membuat Resensi Buku

Setelah seleksi administrasi dan esai, peserta yang dinyatakan lolos harus membuat resensi dari 2 judul buku, yaitu, “Pendidikan Kaum Tertindas” karya Paulo Freire dan “Sosiologi Korupsi” karya Syed Hussein Alatas. Nantinya akan ada 30 peserta yang lolos penilaian ini dan melanjutkan ke tahap wawancara.

  • Seleksi Tahap 3: Wawancara

Bagi peserta yang lolos seleksi tahap dua, akan dihubungi panitia untuk melakukan wawancara. Hanya akan ada 20 peserta yang lolos seleksi wawancara dan berhak mengikuti rangkaian ancara pada Sekolah Antikorupsi 2015.

  • Pendaftaran Ulang

Bagi 20 peserta yang terpilih diwajibkan melakukan pendaftaran ulang dan membayar uang komitmen SAKTI 2015 ke ICW. Peserta yang tidak mendaftarkan ulang dirinya akan dianggap gugur, dan panitia berhak memilih peserta lain yang kriterianya sama atau mendekati standar menjadi peserta SAKTI 2015

 

Persyaratan Bagi Calon Peserta Sakti 2015

-         Memiliki ketertarikan dalam gerakan pemberantasan korupsi

-         Usia maksimal 25 tahun

-         Mengisi formulir pendaftaran

Melengkapi syarat pendaftaran :

-         Mengirimkan curriculum vitae

-         Pas foto diri terbaru ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar

-         Mengirimkan karya tulisan/ essay bertema “Tantangan dan Peluang Pemberantasan Korupsi di Indonesia” atau “Anak Muda Lawan Korupsi”.

-         Mengirimkan motivation letter "Mengapa kamu ingin ikut SAKTI 2015?"

-         Bersedia berkontribusi sebesar Rp 500.000,- apabila lolos seleksi.

-         Info lebih lanjut: www.antikorupsi.info/sakti2015

 

Format Penulisan Esai dan Motivation Letter:

-         Judul merepresentasikan tema

-         Spasi 1,5

-         Font: Times New Roman

-         Ukuran font: 12

-         Margin: normal

-         Penulisan minimal 600 kata, maksimal 800 kata

 

 

ISI FORMULIR PENDAFTARAN ONLINE ATAU OFFLINE.

 

Counter:
160

Foto: news.detik.com
DPR terlihat serampangan, tergesa-gesa, dan kental nuansa dugaan konflik kepentingan dalam...
Foto: katadata.co.id
Syarat SP3 dalam KUHAP ada tiga, yakni tidak ada bukti yang cukup, peristiwa yang disangkakan bukan...
Foto: beritasatu.com
Pemilihan Pimpinan KPK dan Ketua KPK oleh Komisi III DPR RI berakhir anti klimaks. Sebagaimana yang...
Foto: ksp.go.id
Masa depan pemberantasan korupsi terancam. Belum lagi selesai dengan proses pemilihan Pimpinan KPK...