Peserta Tes PTT Disumpah Tidak Main Suap; Bupati: Berani Bermain Besar Risikonya

Bupati Temanggung, T Ary Prabowo, menyatakan penerimaan pegawai tidak tetap (PTT) jangan dikotori permainan tidak terpuji. Dia tak akan segan-segan memberikan sanksi keras jika ada yang bermain untuk mencari keuntungan pribadi.

''Jangan percaya siapa pun yang menjanjikan bisa membantu. Penerimaan ini adil dan terbuka sehingga calon yang diterima benar-benar hasil seleksi,'' kata Bupati di halaman Kantor Setda, kemarin pagi.

Dia juga mengambil sumpah para pelamar untuk mengikuti seleksi secara benar. Pelamar yang memenuhi syarat mengikuti seleksi bulan depan 2.448 orang. Mereka akan memperebutkan 230 lowongan kerja sebagai tenaga pemadam kebakaran, Satpol PP, dan petugas kebersihan.

Secara Langsung

Bupati mengemukakan seleksi penerimaan akan dilakukan secara langsung dan terbuka. Peserta yang mendaftar sebagai petugas Satpol PP, misalnya, harus lolos tes tertulis dan fisik.

''Tes fisik seperti berlari dan push up dilaksanakan sesuai dengan standar polisi. Itu kami lakukan secara terbuka sehingga siapa pun bisa memantau, termasuk peserta tes,'' katanya.

Dia mengemukakan yang bisa membantu peserta tes agar diterima hanya Tuhan dan usaha keras masing-masing. Karena itu para peserta tes hendaknya berusaha maksimal serta menjauhi segala jalan pintas yang bisa merugikan.

Dia berharap peserta tes tidak memercayai siapa pun yang berjanji bisa membantu meloloskan mereka. Apalagi dengan embel-embel meminta disediakan uang. Itu sama sekali tak dibenarkan.

''Siapa pun yang bermain dalam penerimaan PTT akan dikenai sanksi tegas. Lebih-lebih panitia dan jajaran Setda, karena pelanggaran itu bisa dikenai sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah,'' katanya.

Dia menyatakan hal itu untuk menangkal isu bahwa dalam penerimaan PTT kali ini diwarnai penyuapan. Keran itulah pada seleksi nanti dia akan mengawasi langsung.(nt-90)

Sumber: Suara Merdeka, 31 Mei 2004

Counter:
4

Kelompok masyarakat sipil melakukan aksi "Tolak Bala" di depan Gedung Merah-Putih KPK, 20 Desember 2019, menjelang pelantikan Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK Terpilih (Dok. ICW)

Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo.
Komitmen anti korupsi dari Mahkamah Agung kembali dipertanyakan.
Foto: LKPP, 2019

Foto: LKPP, 2019

LKPP bersama ICW memberikan pelatihan pengawasan pengadaan barang dan jasa kepada kelompok...

Sumber: Dok.ICW

Hingga awal November, DKI Jakarta dan DPRD masih membahas KUA-PPAS. Padahal Desember akhir...