Foto: Liputan6.com - Ferry Maryadi, Aktor dan Presenter

Membangun Keluarga Dengan Tiang Agama Pasti Takut Korupsi

Ferry Maryadi adalah salah aktor dan presenter yang kerap tampil dalam beberapa acara komedi di televisi. Kurnia Ramadhana dan Tibiko Zabar dari Indonesia Corruption Watch menemui Ferry di sela-sela stuting di salah satu televisi swasta pada 30 Agustus 2017 lalu. Ia bercerita dengan semangat tentang korupsi yang sudah begitu banyak merugikan negara.

Menurut Kang Ferry, korupsi itu apa sih?

Korupsi menurut saya pribadi itu mengambil hak orang. Bentuknya bisa berupa waktu, tapi diketahui sebelumnya. Itulah yang disebut korupsi.

Bagaimana menurut Kang Ferry soal Korupsi Proyek e-KTP?

Jangankan e-KTP, Al-Qur’an yang berisi surat-surat Allah itu dikorupsi. Cik atuhlah (Red: tolong lah) masa pembuat KTP juga dikorupsi. Mau jadi apa? Apa tidak berpikir ya memberi makan anak istri dari hasil korupsi. Mudah-mudahan keluarga kita dan yang menonton jangan sampai ada yang terlibat korupsi.

Bagaimana seharusnya kita membentuk keluarga antikorupsi itu?

Maaf saya bukan menggurui atau merasa paling benar. Tapi saya diajarkan oleh orang tua dan guru saya kalau membangun keluarga itu bukan hanya berdasarkan cinta tapi juga dari agama dan aqidah. Jadi, jika kita sudah membangun keluarga dengan tiang agama pasti akan takut berbuat korupsi.

Apa sumbangsih Mas Ferry yang bisa diberikan untuk gerakan antikorupsi?

Kerjaan saya apa ya yang bisa dikorupsi? Hehehe. Saya juga bayar pajak. Tapi bisa juga korupsi waktu.

Bagaimana Mas Ferry melihat kondisi anak muda saat ini?

Kondisi anak muda sekarang berbeda sekali dengan zaman saya. Cara melihat korupsi, cara melihat permasalahan di negeri ini juga sudah sangat memprihatinkan. Sebab dibentuk di rumahnya atau di keluarganya itu tidak sama dengan zaman saya yang lahir tahun ’70-an semasa kelas satu SD dulu selalu ada upacara bendera, bagaimana cara menghormati orang tua dan guru. Kalau sekarang rasanya sudah berbeda. Semoga saya dan kita semua sebagai orang tua bisa memperbaiki hal tersebut. Bisa mengajak anak-anak lebih menghargai orang tua, menghargai sejarah, dan menghargai kemerdekaan Indonesia.

Pesan Mas Ferry untuk anak muda?

Pesannya jangan kau tanya apa yang sudah negara beri kepadamu, tapi tanyalah apa yang sudah kau beri untuk negaramu.

Pewawancara: Kurnia Ramadhana dan Tibiko Zabar

Penulis: Nisa Rizkiah

Counter:
40

Indonesia Corruption Watch ICW menempati peringkat 26 “Global Go To Think Tank Index” 2019...
Koruptor dilarang maju jadi kepala daerah. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan tuntutan masyarakat...
Foto: kolom.tempo.co

Pelaksana tugas jubir bidang penindakan KPK, Ali Fikri, dan Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta saat konferensi pers perkara suap Bupati Sidoarjo di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu malam, 8 Januari 2020. TEMPO/Lani Diana (kolom.tempo.co)

Di akhir tahun 2019, tekanan sosial politik para pegiat anti-korupsi terkenal, serta aksi protes...

Kelompok masyarakat sipil melakukan aksi "Tolak Bala" di depan Gedung Merah-Putih KPK, 20 Desember 2019, menjelang pelantikan Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK Terpilih (Dok. ICW)

Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo.