Megawati-Hasyim Berjanji Tidak Akan Rekrut Menteri Korup [01/06/04]

Inilah janji duet pasangan calon presdien dan wakilnya Megawati Soekarnoputri ? KH Hasyim Muzadi. Keduanya sepakat untuk tidak mengangkat menteri koruptor dalam kabinet yang akan mereka bentuk. Bahkan kabinet yang hendak dibangunnya adalah kabinet yang akan menjadi motor gerakan antikorupsi.

Janji tersebut disampaikan calon wakil presiden Hasyim Muzadi didampingi Megawati yang duduk disebelahnya. Menurut Hasyim, tiga syarat bagi menteri yang duduk dalam kabinet Megawati-Hasyim, yakni loyal terhadap negara dan pimpinan nasional, cakap dan bersih.

Megawati dan Hasyim tampil dalam jumpa pers di kediaman Megawati Jalan Teuku Umar Jakarta, Senin (31/5). Selain didampingi Sekjen PDIP Soetjipto, duduk mendampingi Megawati-Hasyim adalah Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PSD) Ruyandi Hutasoit.

Menanggapi lontaran itu, Megawati mengungkapkan antara dirinya dengan Hasyim Muzadi sudah ada kesepakatan bersama sejak enam bulan lalu. Salah satu kesepakatan itu yakni seperti apa yang dilontarkan Hasyim. Karena itulah yang diinginkan ke depan, kata megawati.

Ditanya wartawan kapan Megawati akan membentuk kabinet bayangan, menurut Megawati, semua itu mutlak menjadi urusannya. Ini disebabkan karena tidak ada aturan yang jelas mengenai hal ini. Jadi ya terserah saya kapan saya mau bikinnya, ucap Megawati enteng.

Demikian juga saat wartawan bertanya kenapa dirinya tidak pernah melakukan pergantian menteri. Megawati malah balik bertanya, Bisakah Anda anda jadi presiden sekarang? Selama tiga tahun menjadi presiden, Megawatri tahu betul pelajaran penting yang didapatkannya. Menurut dia, betapa gampangnya orang menghujat dan hal itu memerlukan satu ketahan mental tersendiri.(Ecep S. Yasa - Tempo News Room)

Sumber:Senin, Tempo Interaktif, 31 Mei 2004 | 19:56 WIB

Counter:
16

Foto: kompas.com

Dengan banyaknya jumlah perkara yang dihentikan oleh KPK pada proses penyelidikan, hal ini...
Foto: tribunnews.com

Foto: tribunnews.com

ICW mendesak Komisi Informasi Pusat RI untuk membuka hasil audit terkait BPJS Kesehatan. Audit...
Indonesia Corruption Watch ICW menempati peringkat 26 “Global Go To Think Tank Index” 2019...
Koruptor dilarang maju jadi kepala daerah. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan tuntutan masyarakat...