ICW dan ruangrupa Akan Gelar Peringatan Hari Antikorupsi Internasional

Antikorupsi.org, Jakarta, 8 Desember 2016 – Indonesia Corruption Watch (ICW) akan menggelar peringatan Hari Antikorupsi Internasional (HAKI). Dalam peringatan kali ini, ICW bekerjasama dengan organisasi seni rupa kontemporer ruangrupa.

Tajuk ‘Aksi Anti Korupsi’ dipilih untuk mengajak pemuda dan pemudi untuk bersama-sama melawan korupsi. “Kita mencoba cara baru lewat seni dan musik,” ujar Kurnia Ramadhana, anggota Divisi Fundraising ICW, sekaligus Ketua Acara HAKI ICW, di Jakarta, Rabu, 7 Desember 2016.

Seni dan musik menurutnya dapat menjadi salah satu cara efektif untuk penyebaran nilai-nilai antikorupsi.

Acara akan diisi oleh berbagai macam ekshibisi yaitu pameran seni rupa oleh Komplotan Jakarta 32°C, pembacaan puisi oleh Peri Sandi Huizche, lokakarya, dan juga diskusi.

Berbagai grup musik kenamaan juga akan turut memeriahkan peringatan HAKI, mereka adalah Efek Rumah kaca, White Shoes and The Couples Company, dan Simponi.

Ekshibisi yang digelar diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak muda, “Sudah saatnya anak muda beraksi melawan korupsi,” katanya.

Peringatan HAKI akan digelar di Historia Café, Kota Tua, Jakarta, pada Jumat, 9 Desember 2016 dan terbuka gratis untuk umum.

Sebelumnya, Kamis, 8 Desember 2016, diskusi bertemakan ‘Membangun Desa Tanpa Korupsi’ akan digelar di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta.

12 kota se-Indonesia akan turut menggelar peringatan HAKI. Kota-kota tersebut yaitu Aceh, Medan, Padang, Pontianak, Samarinda, Jakarta, Yogyakarta, Malang, Blitar, Bali, Tangerang Selatan, dan Makassar.

(Egi)

Counter:
3

Foto: news.detik.com
DPR terlihat serampangan, tergesa-gesa, dan kental nuansa dugaan konflik kepentingan dalam...
Foto: katadata.co.id
Syarat SP3 dalam KUHAP ada tiga, yakni tidak ada bukti yang cukup, peristiwa yang disangkakan bukan...
Foto: beritasatu.com
Pemilihan Pimpinan KPK dan Ketua KPK oleh Komisi III DPR RI berakhir anti klimaks. Sebagaimana yang...
Foto: ksp.go.id
Masa depan pemberantasan korupsi terancam. Belum lagi selesai dengan proses pemilihan Pimpinan KPK...