Buletin Anti-Korupsi: Update 19-8-2016

POKOK BERITA:

 

KPK Kecewa atas Banjir Remisi”

http://koran.tempo.co/konten/2016/08/19/403662/KPK-Kecewa-atas-Banjir-Remisi

Tempo, Jumat, 19 Agustus 2016

Komisi Pemberantasan Korupsi kecewa atas keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan remisi atau pengurangan masa pidana kepada sejumlah koruptor. Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, mengatakan lembaganya khawatir pemberian remisi besar-besaran kepada para terpidana korupsi akan mengurangi efek jera.

 

Tito Cari Polisi Reformis”

http://print.kompas.com/baca/2016/08/19/Tito-Cari-Polisi-Reformis

Kompas, Jumat, 19 Agustus 2016

Reformasi sumber daya manusia menjadi prioritas utama Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal (Pol) Tito Karnavian untuk memperbaiki Polri. Untuk itu, Tito tengah menyusun daftar anggota kepolisian yang reformis untuk ditempatkan di jabatan strategis Polri. Langkah perbaikan sumber daya manusia di Polri tengah dirancang Tito untuk membenahi institusi kepolisian.

 

Uang Fee Diserahkan di Warung Soto Kudus”

Media Indonesia, Jumat, 19 Agustus 2016

Julia Prasetyarini, asisten mantan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti, mengaku mengantar langsung uang fee program aspirasi yang menjadi bagian mantan anggota Komisi V dari Fraksi Golkar Budi Supriyanto.

 

Informasi pada pukul 17.30 WIB

Counter:
1

Kelompok masyarakat sipil melakukan aksi "Tolak Bala" di depan Gedung Merah-Putih KPK, 20 Desember 2019, menjelang pelantikan Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK Terpilih (Dok. ICW)

Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo.
Komitmen anti korupsi dari Mahkamah Agung kembali dipertanyakan.
Foto: LKPP, 2019

Foto: LKPP, 2019

LKPP bersama ICW memberikan pelatihan pengawasan pengadaan barang dan jasa kepada kelompok...

Sumber: Dok.ICW

Hingga awal November, DKI Jakarta dan DPRD masih membahas KUA-PPAS. Padahal Desember akhir...