Buletin Anti-Korupsi: Update 19-7-2016

POKOK BERITA:


“Jaksa Cecar Dugaan Duit Aguan ke Dewan”

http://koran.tempo.co/konten/2016/07/19/402058/Jaksa-Cecar-Dugaan-Duit-Aguan-ke-Dewan - Tempo, Selasa, 19 Juli 2016

Chairman PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, disebut menyiapkan dana suap bagi para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Dana itu ditawarkan melalui Ketua Komisi Infrastruktur DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi, agar rancangan peraturan daerah tentang reklamasi pulau di utara Jakarta segera disahkan.


“Kejaksaan Berjanji Tingkatkan Profesionalisme”

http://print.kompas.com/baca/2016/07/19/Kejaksaan-Berjanji-Tingkatkan-Profesionalisme

KompasSelasa, 19 Juli 2016

Kejaksaan Agung, tahun ini, akan bekerja keras merebut kepercayaan masyarakat dalam hal penegakan hukum. Peningkatan profesionalisme dan percepatan reformasi kejaksaan menjadi pekerjaan penting yang harus diselesaikan.


“Bang Ipul dan Hakim PT Bandung Dibidik”

Media Indonesia, Selasa, 19 Juli 2016

Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan segera matangkan status Saipul Jamil yang diduga merupakan sumber suap terkait dengan penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. KPK akan mendasarkan status tersangka dari hasil pemeriksaan terhadap Saipul serta saksi dan tersangka pada kasus itu.

Informasi pada pukul 17.30 WIB

Counter:
0

Foto: kompas.com

Dengan banyaknya jumlah perkara yang dihentikan oleh KPK pada proses penyelidikan, hal ini...
Foto: tribunnews.com

Foto: tribunnews.com

ICW mendesak Komisi Informasi Pusat RI untuk membuka hasil audit terkait BPJS Kesehatan. Audit...
Indonesia Corruption Watch ICW menempati peringkat 26 “Global Go To Think Tank Index” 2019...
Koruptor dilarang maju jadi kepala daerah. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan tuntutan masyarakat...