Korupsi di Indra Giri Riau Rugikan Negara Miliaran Rupiah [02/06/04]

Pemda Kabupaten Indra Giri Hulu, Riau dituding telah melakukan mark up sejumlah proyek. Akibat perbuatan itu, negara mengalami kerugian Rp 6 miliar lebih.

Hal itu ditegaskan Direktur Lembaga Pengkajian Penerapan Pemantauan Pelaksanaan Pembangunan Semesta Berencana Indra Giri Hulu (LP5-SBI), Banteng Yuda Pranoto kepada wartawan dalam jumpa pers di Hotel Kebayoran, Jakarta, Rabu (2/5/2004).

Mark up antara lain terjadi pada proyek pembangunan jembatan, pembangunan turap penahan tebing, pasar dan plaza. Selain itu juga terjadi kebocoran APBD tahun 2002 Rp 21,7 miliar, kata Banteng.

Dijelaskan Banteng, pihaknya telah melaporkan berbagai temuan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam datanya, LP5-SBI melampirkan sejumlah nama pejabat yang terindikasi

Yang bertanggung jawab atas kebocoran APBD ada sepuluh orang, antara lain Sekda Kabupaten Indra Giri Hulu Hasyim Rauf, Ketua Bapeda Syamsul Hadi, dan Kabag Pembangunan Nasri BS, tutur Banteng.(djo)

Reporter: dyah kusumawardhani
Sumber: Detik, 02 Juni 2004 18:14

http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/06/tgl/02...

BAGIKAN

Sahabat ICW_Pendidikan