Buletin Anti-Korupsi: Update 2015-12-14

POKOK BERITA:


Calon Pimpinan KPK Diuji

http://print.kompas.com/baca/2015/12/14/Calon-Pimpinan-KPK-Diuji

Kompas, Senin, 14 Desember 2015

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat akan memulai uji kelayakan dan kepatutan terhadap delapan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi pada hari ini. Selain soal revisi undang-undang, Komisi III juga akan mendalami kapasitas dan integritas calon. Uji kelayakan dan kepatutan akan digelar tiga hari, yaitu mulai Senin hingga Rabu (16/12). Pemilihan menurut rencana dilakukan Rabu malam sekitar pukul 19.00.


Jokowi Jamin Tak Ada Pelemahan KPK

http://koran.tempo.co/konten/2015/12/14/389355/Jokowi-Jamin-Tak-Ada-Pelemahan-KPK

Tempo, Senin, 14 Desember 2015

Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengklaim Presiden Joko Widodo tak akan tinggal diam apabila ada upaya melemahkan komisi antirasuah dalam pembahasan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi. Teten mengingatkan bahwa dukungan pemerintah terhadap revisi beleid bertujuan memperkuat KPK, bukan sebaliknya.

KPK Ungkap 5 Potensi Korupsi di Daerah

Media Indonesia, Sabtu, 14 Desember 2015

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap lima potensi korupsi terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di 32 provinsi. Untuk itu, KPK meminta pemerintah pusat mengantisipasi potensi korupsi dan kerugian negara melalui pembenahan sistem yang lebih transparan.

"Jumlah Tersangka Kasus Korupsi Kemenag Bisa Bertambah"

http://surabaya.tribunnews.com/2015/12/13/jumlah-tersangka-kasus-korupsi-kemeng-bisa-bertambah - Tribun, Minggu, 13 Desember 2015

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya segera menyidangkan dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Kemenag Surabaya, Saifullah Anshari. Kepala Kejari Kajari Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi, menyatakan kasus ini baru ada satu tersangka, yaitu Saifullah. Meskipun telah masuk ke pengadilan, jumlah tersangka masih bisa bertambah.

BPK Antarnegara Diminta Periksa Harta Korupsi
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/12/13/nz9f0v365-bpk-antarnegara-diminta-periksa-harta-korupsiRepublika, Minggu, 13 Desember 2015

Kerja sama Badan Pemeriksa Keuangan antarnegara diharapkan bisa memberikan terobosan baru dalam memeriksa harta korupsi Warga Negara Indonesia yang disimpan di luar negeri.


Informasi pada pukul 17:30 WIB

BAGIKAN

Sahabat ICW_Pendidikan